Posts tagged ‘write and share’

26/10/2009

write and share : sudah tua kok bikin novel remaja

Berkali-kali aku baca deretan kalimat di draft naskah yang aku buatย  dulu. Novel yang beberapa adegannya sudah aku post di blog ini. Ada tiga adegan : satu, dua, tiga.

Setiap aku coba untuk melanjutkan cerita ini kenapa kok nggak pernah nyambung lagi ya? Beberapa paragraf yang aku buat rasanya kok nggak ‘sejiwa’ dengan kalimat-kalimat sebelumnya. Apa mungkin karena the man behind this story (its me) sudah berubah?

read more »

22/10/2009

write and share : gadis jisamsu

“Coba mas bayangkan sendiri…mereka membuatku jadi ajang taruhan. Siapa yang bisa menjadi pacarku dialah yang menang, dan mas tahu apa hadiah bagi pemenang? Sebungkus rokok jisamsu mas. Sebungkus rokok yang akan mereka ‘join’, sebatang mereka hisap sama-sama kemudian setelah habis mereka buang dan mereka injak-injak supaya apinya padam. Itulah ‘harga’ yang mereka berikan kepadaku.”

read more »

18/10/2009

write and share : can’t describe it with words…

jarak kita tidak terlalu jauh, hanya sekitar 20km. bahkan hampir tiap hari kita ketemu. tapi malam ini kerinduan menyusup jantung. malam ini ingin rasanya aku lari ke pelukanmu, merasakan hangat tubuhmu…

sudah banyak aku menulis, tapi tak satupun tentangmu.

i want to write something for you but

read more »

14/10/2009

write and share : petikan dari novel gagal

Wisnu tertidur di sampingku. Bugil. Sama sepertiku.

Sedikit rasa penyesalan menyusup ke hatiku atas apa yang telah aku, kami lakukan. Tentu saja aku tahu kalau apa yang telah terjadi barusan seharusnya tidak kami lakukan. Berbagai bayangan menghantuiku. Bagaimana seandainya ayahku tahu?

read more »

13/10/2009

write and share : SATU GAMBAR SEJUTA CERITA

Suara tepuk tangan penonton memang tidak semeriah konsernya Roma Irama. Tapi mereka tampak menikmati sekali sedikit tepukan yang bahkan bisa dihitung jumlah tepukannya.

Bukan karena penampilan mereka malam itu buruk. Sama sekali tidak! Tapi karena hanya ada 3 orang penonton saja di dalam kafe itu. Yap! Memang hanya ada tiga saja, mereka adalah sang pemilik kafe bersama kedua anaknya.

read more »

09/10/2009

write and share : MENGAPA KITA MENANGISI KEMATIAN?

Setengah meloncat wanita itu menuruni mobil yang masih berjalan pelan. Dia menangis histeris, berteriak-teriak tak jelas. Tapi kami paham maknanya…

Suara yang biasanya halus ramah saat itu terdengar parau, serak, menggetar dalam nada rendah. Sangat sumbang…

Dia berjalan terhuyung sambil memeluk anak perempuannya yang masih balita. Baru sedikit kakinya bergerak, tapi tubuhnya terasa lemas dan dia tergolek dengan balita masih erat dipelukan. Sang balita hanya melirik bingung, dia tidak tahu mengapa Ibunya menangis demikian hebat. Tapi kami tahu…kami paham…

read more »

06/10/2009

write and share : SIAPA BILANG TIDAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA ?

Ruangan itu sempit, pengap, dan hawa panas dari kompor pompa menguap menggosongkan dinding triplek yang sudah banyak bolong. Terlihat beberapa kecoa dan seekor tikus melintas pergi keluar dari ruangan. Mungkin nggak betah dengan sumpeknya ruangan dan terganggu oleh lalu lalang manusia-manusia yang nampak sibuk.

Manusia-manusia itu saling teriak satu sama lain. Bukan karena marah tapi suara kompor yang mendesis keras membuat telinga mereka setengah tuli. Dua di antara mereka terlihat sedang duduk menghadapi ember besar berisi piring dan gelas berdebu yang sudah melekat saking lamanya tidak keluar dari lemari penyimpanan di gudang kampung.

read more »

04/10/2009

write and share : menonton bioskop di kayangan

Hari sudah menjelang sore ketika janda tua diajak sang malaikat memasuki sebuah ruangan bioskop. Nggak ada penonton lain cuma dia dan sang malaikat. Filmnya sadis, ceritanya nggak jelas, adegannya cuma kekerasan terus. Dia nggak suka. Tapi dia sungkan terhadap sang malaikat yang duduk diam di sampingnya.

Oke. Kita stop dulu. Kalian mungkin bingung dengan adegan di atas. Kok bisa seorang janda tua diajak nonton sama malaikat. Apa ya ada bioskop di kayangan sana? Aneh… ๐Ÿ™‚

read more »

03/10/2009

write and share : arti sebuah atensi

Hari ini saya baca komen dari salah seorang sobat di salah satu posting yang saya buat. Komennya simpel sekali dan nggak ada hubungannya dengan isi postingan, tapi membaca komennya membuat darah saya mengalir seratus kali lebih cepat, adrenalin menguasai kepala, denyut jantung sampai terdengar di telinga isteri saya yang baru nyusui embun bening. Dan spontan dia bertanya kepada saya “Kamu kenapa?”

Kalian pasti penasaran apa sih yang ditulis di komen singkat itu? Kok sampai bisa berdampak sedemikian hebatnya pada diri saya.

Komen ini datang dari diazhandsome. Nama yang narsis sekali bukan? ๐Ÿ™‚ Saya sebenarnya pingin juga punya blog dengan judul semacam itu, misalnya linduajisangpenaklulkwanita, atau linduajiyangtertampan. Tapi aku nggak punya cukup rasa percaya diri untuk itu. ๐Ÿ˜ฆ

Si tampan diaz bilang di komennya : ayo apdeeetttโ€ฆ. hehehe. ngomporin niihh ceritanyaaa.

Terus kenapa dengan komen yang cuma seperti itu bisa membuat efek yang begitu besar bagiku? Jawabannya adalah atensi!

Saya tidak pernah mengira bahwa ada orang yang menyuruh, meminta, atau apalah istilahnya agar aku mengupdate blogku dengan tulisan baru. Bagiku ini merupakan suatu penghargaan yang luar biasa, bahwa ada seorang sahabat yang sengaja mendatangi blog ini untuk melihat apa yang aku tulis. Dan saat melihat tidak ada yang baru beliau (wisss….beliau… ๐Ÿ™‚ ) meninggalkan komen yang menuntut aku untuk membuat tulisan baru. Luar biasa!

Pada dasarnya aku adalah seorang yang super pemalu dan minder, tapi kadang juga nggak punya malu…gimana ya…jadi bingung ngejelasinnya. Yah, intinya aku adalah seorang yang canggung dan tidak menarik di dunia nyata.

Terus hubungannya aku tidak menarik dengan tulisan ini apa? mmm…hampir nggak ada sih…

Terus kenapa ditulis?….ya, biar kelihatan panjang aja postingannya ๐Ÿ™‚

Lanjuuttt…..

Selain komen dari diazhandsome ada beberapa kejadian lain yang tidak kalah berkesannya bagiku, salah satunya adalah ada yang ngajak saya untuk tukeran link. Namanya adalah kakaakin.

Saya adalah blogger baru, jadi sebenarnya saya nggak begitu mudeng dengan tukeran link itu apa. Dari ketidaktahuan ini kemudian saya mulai deh gali-gali informasi, dan setelah sedikit dapat meraba apa itu tukeran link saya mulai coba-coba buat ngajak beberapa teman untuk tukeran link, walaupun nggak yakin bakal disetujui. Tapi ternyata tanggapan teman-teman sangat menggembirakan. Mereka setuju! Lega banget rasanya. Kalau tidak disetujui kan malah seperti mempermalukan diri sendiri, heheee….

Kejadian yang lain datang dari bang guskar! Mantab tenan…dia sudah sudi menulis sebuah artikel dan di dalam artikel itu ada namaku!!! WWOOOOWWWW….!! Judul artikelnya adalah Nama-nama Orang Jawa.

Memang luar biasa sekali dampak dari sebuah perhatian. Sekecil apapun dapat membawa perubahan besar bagi yang diperhatikan. Mungkin ada dari teman-teman yang pernah merasa dicuekin, dinomorduakan, dianggap sepele. Rasanya nggak enak bukan? Bahkan mungkin ada lho kasus bunuh diri karena seseorang merasa kesepian dan nggak ada yang merhatikan.

Oleh karena itu, mungkin kita tidak menganggap terlalu penting hal ini tapi ini adalah hal yang penting. Pekalah terhadap orang di sekitar anda, berikanlah perhatian bagi mereka, tidak terlalu besar tidak mengapa. Karena yang penting bukan kuantitasnya tapi niat tulus kita.

Biasanya ada kan orang yang sering menyendiri, dan tidak mau ikut kumpul-kumpul. Mungkin mereka memang suka menyendiri, tapi sebenarnya banyak dari mereka yang suka menyendiri karena merasa minder dan takut tidak diterima oleh orang lain. Dekati orang-orang seperti itu, ajak ngobrol. Tanggapannya mungkin ketus, karena mereka tidak terbiasa dan sudah terlanjur tidak percaya dengan orang dan lingkungan. Tapi jangan dimasukkan hati dan jangan terus ngeloyor pergi karena itu malah akan membuat mereka semakin yakin bahwa lingkungan menolak dia. Jadi marilah kita mulai lebih memperhatikan orang-orang di sekitar kita. Perhatian yang tulus walaupun kecil tapi sangat berarti.

berhenti sebentar, tekan preview…loadingnya lama. dibaca-baca, kok postingannya nggak begitu menarik ya? nggak papalah, yang penting update, seperti anjuran mas diaz. ๐Ÿ™‚

Oke! Saya rasa cukup sekian dulu write and share dari saya. Saya ulangi lagi ucapan terima kasih kepada kakaakin, bang guskar, dan diazhandsome yang sudah mencambuk saya untuk mengupdate blog ini. Dan tentu saja buat teman-teman semuanya!!! Yang sudah kasih tanggapan yang macam-macam dan komen yang kebanyakan aneh ๐Ÿ™‚

Terima kasih yaaaaaa…!!!!!!!!!!!