Posts tagged ‘cerita’

01/11/2009

Kebaikan Kurawa

kebaikan kurawaKebaikan Kurawa. Itulah judul buku yang aku beli beberapa waktu yang lalu. Sudah cukup lama sebenarnya tapi baru hari ini tadi sempet aku baca.

Judul yang menarik dan aneh, menurutku. Karena siapa yang  tidak kenal dengan Kurawa? Saudara sepupu para Pandawa yang terkenal luar biasa jahatnya ini. Tapi buku ini menyajikan sesuatu yang baru. Lain dari yang lain, dan aku selalu tertarik dengan segala sesuatu yang berbau ‘lain’.

read more »

Iklan
27/10/2009

Tattoo, Wanita Pemberani dan Seorang Bayi

Dia terlahir tanpa nama, sepanjang yang dia ingat orang-orang memanggilnya dengan sebutan Tattoo. Dia tidak tahu kapan dan siapa yang membuat gambar itu di punggungnya. Sepanjang yang dia ingat, gambar itu sudah melekat di sana.

Hanya bisa hilang kalau dia mati…

read more »

25/10/2009

tentang Wisnu (petikan dari novel g*g*l lagi)

Bising…itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan kantin sekolahku di saat jam istirahat. Gelegak tawa, teriakan-teriakan saling ejek antar teman, gurauan berbau sex, obrolan tentang lawan jenis, jerit para siswi tatkala digoda oleh para siswa, keras, melengking, memecahkan gendang telinga. Beberapa pasang muda-mudi yang sedang dimabuk asmara terlihat menyepi di pojok-pojok kantn, mencoba untuk menjauhi gangguan.

read more »

19/10/2009

write and share : petikan novel gagal(2)

beberapa saat sebelum kejadian di villa

Kami berjalan perlahan menembus dinginnya udara malam. Langkah-langkah kecil kami menyusuri jalanan batu yang tidak rata. Disusun secara sembarangan tanpa memperdulikan kerapian. Tapi memang seperti itulah seharusnya. Semerawut tetapi pas!

Jalan setapak itu menghubungkan bagian belakang villa dengan jalan raya. Malam itu adalah malam perpisahan kelas kami. Akhirnya! Setelah tiga tahun belajar membanting tulang hanya untuk sebuah status kelulusan yang belum bisa dijadikan pegangan hidup.

read more »

13/10/2009

write and share : SATU GAMBAR SEJUTA CERITA

Suara tepuk tangan penonton memang tidak semeriah konsernya Roma Irama. Tapi mereka tampak menikmati sekali sedikit tepukan yang bahkan bisa dihitung jumlah tepukannya.

Bukan karena penampilan mereka malam itu buruk. Sama sekali tidak! Tapi karena hanya ada 3 orang penonton saja di dalam kafe itu. Yap! Memang hanya ada tiga saja, mereka adalah sang pemilik kafe bersama kedua anaknya.

read more »