22/12/2011

Cari Cersilnya Kho Ping Hoo…????

Kho Ping Hoo. Itulah namanya, seorang penulis cerita silat yang sudah malang melintang di dunia persilatan Indonesia selama puluhan tahun. Beliau sudah menghasilkan ratusan judul cerita, baik yang bersetting Tiongkok maupun Jawa.

Mungkin sedikit dari generasi muda yang tahu siapa dia, tapi coba tanya Bapak Ibu kita. Hampir bisa dipastikan mereka tahu siapa itu Kho Ping Hoo.

Penulis yang pernah mengalami masa-masa krisis ekonomi dalam hidupnya ini mulai menulis sesaat setelah dia membaca cerita silat di salah satu media massa dan hatinya berteriak “aku bisa buat cerita yang lebih bagus dari ini!”

Dan sejak saat itulah iseng-iseng dia bikin cerita dan kemudian dikirimkan ke salah satu media, dan hasilnya? Permintaan membanjir! Baca lebih lanjut

09/05/2011

???!!!!!!!

Memang benar orang bilang, pisau yang tidak pernah dipakai lama-kelamaan akan tumpul!!! Saat ini aku juga sedang mengalami ketumpulan itu, tumpul ide, tumpul kreativitas, tumpul segalanya dalam hal membuat tulisan.

Sudah terlalu lama aku tidak menghasilkan tulisan apapun, dan seperti biasa kesadaran dan kemauanku untuk menulis hanya bersifat sementara. Saat ini aku ingin menulis tapi entah besok, atau bahkan satu jam lagi…. Ahhh…terlalu banyak hal yang membuat otakku over loaded sehingga untuk menyisihkan sedikit waktu untuk menulis saja aku tidak mau!!!!

STRESSSSS…………….

15/03/2010

Bisa Bukan Berarti Harus

Angin sama sekali tak nampak. Sedikitpun tiada terlihat jejaknya di ujung dedaunan, pucuk pohon teramping pun nampak diam membeku. Sore itu udara memang terasa sangat panas ditambah tidak ada sedikitpun angin yang menghembus membuat sore semakin pengap.

Tiba-tiba satu pucuk pohon terlihat bergerak, bergoyang tak senada. Berantakan namun indah. Baca lebih lanjut

12/03/2010

Hujan bikin bingung

Sudah lama hujan tak sederas ini. Tiap tetesnya menghujam begitu dalam mengoyak tanah memecah batuan. Dan aku hanya bisa memandang dari balik jendela rumah tanpa mampu merasakan tajamnya sengatan air hujan. Gemuruh menderu menyusup ke dalam setiap sudut ruang, Baca lebih lanjut

08/03/2010

Si Bulat

Usia Tesha genap tujuh bulan hari ini. Teringat malam itu saat aku menunggu isteri yang tak henti-hentinya meringis saat kontraksi itu datang. Kontraksi dari si jabang bayi yang tak sabar ingin segera melihat wajah ayah ibunya. Baca lebih lanjut

03/03/2010

Iseng Nulis

Mereka tidak mengerti perasaan ini. Degup jantung ini. Mereka menyuruhku untuk duduk dan tenang. Baca lebih lanjut

Tag:
01/03/2010

Dongeng dalam Hiasan Dinding

Tidak semua harus diucapkan. Terkadang yang dibutuhkan untuk menyampaikan sesuatu hanyalah sebuah isyarat. Bahkan sebuah benda pun mampu memberikan kepada kita gambaran dan pengertian yang lebih dari ribuan kata yang terlontar. Baca lebih lanjut

24/02/2010

Mencoba Untuk Kembali

“BERHENTILAH BERISTIRAHAT SEBELUM RASA LELAHMU HILANG!”

Kalimat di atas merupakan rangkaian kata yang selama ini cukup sukses aku jadikan pegangan tapi selama kurang lebih dua bulan ini rasanya aku sudah terlalu lama mandeg menulis. Tidak ada satupun tulisan, entah cerpen, artikel, puisi, apapun itu. Rasa lelah dan bosan sudah lama hilang, tapi aku terlanjur merasa nyaman dalam istirahat yang berkepanjangan. Baca lebih lanjut

Tag: , ,
08/01/2010

01.01.2010

Pagi masih dingin! Menggigit! Aku hanya bermimpi tapi bahkan tubuh tidurku mampu merasakan dinginnya angin pagi itu.

Tapi apa yang dilakukan anak itu? Seenaknya saja dia masuk ke dalam mimpiku! Mimpiku adalah privasi yang tidak boleh tersentuh orang lain.

“Hoii!!! Pergi dari mimpiku!!!” Baca lebih lanjut

22/12/2009

Untuk Ibuku dan Ibu Anakku

Hari masih sore ketika kau ceritakan lagi kisah itu kepadaku, kisah yang hanya samar saja di benakku tapi aku yakin sepenggal cerita ini tak akan pudar dari ingatanmu.

Seperti biasa, kau ceritakan kata per kata sesekali dengan tawa renyah yang terdengar biasa di telinga tapi terasa ‘lain’ di hatiku.

Sayang aku terlalu sombong untuk mengatakan bahwa tawamu adalah bahagiaku…

Kau akhiri cerita kisah itu dengan mengusap air mata sambil masih tertawa… Baca lebih lanjut