bencana melanda : STOP bersedih! mari kita BANGKIT!

saya yakin kita semua sudah tahu dengan bencana-bencana yang barusan menyapa bumi indonesia tercinta ini. dari aktivitas saya jalan-jalan antar blog saya menemukan banyak sekali artikel-artikel menarik yang menyuguhkan tema ini. banyak kawan-kawan yang menulis mengenai gempa yang terjadi di sumatera kemarin, termasuk saya sendiri.

apa yang bisa kita lihat dari kenyataan ini? apakah ini berarti bahwa kita peduli dengan korban? apakah ini berarti bahwa kita menunjukkan rasa persaudaraan melalui artikel yang kita buat? atau malah kita membuat artikel yang hampir semuanya menyuguhkan fakta yang sama hanya untuk meningkatkan traffic blog kita?

apapun alasannya saya rasa sah-sah saja. saya juga punya alasan sendiri untuk memposting puisi di tulisan sebelumnya.

dari blogwalking yang saya lakukan tersebut saya membaca banyak sekali ucapan-ucapan turut berbela sungkawa, ikut bersedih, dan banyak lagi. begitu juga layanan sms ataupun facebook yang diadakan beberapa stasiun televisi, semuanya berlomba untuk mengucapkan turut bersedih dan ucapan untuk menghibur korban.

kita memang pantas untuk beredih bukan? wong saudara kita tertimpa musibah masak kita malah senang-senang? iya kan?

tapi melihat fenomena alam yang terjadi belakangan ini, dari tsunami, tanah longsor, gempa jogja, gempa jawa barat, sampai gempa di sumatera kemarin. apa kita cukup hanya bersedih dan meratap saja? apa dengan seperti itu semua akan menjadi lebih baik?

satu hal yang saya lihat dari bencana-bencana tersebut yaitu bahwa semuanya memakan korban begitu banyaknya! kok bisa? padahal kan bencana sudah sering dan bukan hal asing lagi bagi kita, tapi mengapa korban masih begitu banyaknya?

coba kita tengok di negara jepang. disana bisa dibilang gempa adalah kejadian sehari-hari, dan skala richternya juga nggak kecil. tapi mengapa korban nyawa bisa ditekan sedemikian rupa?

itu karena mereka peduli dan belajar! mereka mencari cara supaya gempa dapat diminimalkan kerusakannya. bangunan-bangunan mereka perkuat sehingga lebih tahan gempa.

memang jepang adalah negara yang luar biasa. tapi kita juga tidak kalah kalau kita mau.

kemarin sempat saya melihat wawancara di TV dengan seorang ahli bangunan (namanya siapa saya lupa, maklum habis potong rambut jadi sebagian ingatan ikut kebuang😦 ). dia mengatakan bahwa para pemilik dan pendiri bangunan di indonesia lebih memilih menggunakan dana untuk membeli dan membangun gedung yang nampak indah di mata daripada untuk memperkuat konstruksi bangunannya (di wawancara itu dia mengatakan mereka lebih suka impor marmer dari itali daripada beli besi tambahan untuk konstruksi). kok bisa?

ini bisa diartikan kita masih belum begitu peduli dan belum mau belajar. mungkin mereka pikir ngapain keluar uang banyak untuk mengantisipasi sesuatu yang belum tentu terjadi. sigh...

untuk itulah kawan-kawan semua, mulai dari sekarang marilah kita belajar dari tragedi ini. jangan mau masuk ke lubang yang sama untuk ke sekian kalinya. keledai aja nggak mau kok…

banyak dari kita yang berdoa agar bencana semacam ini tidak terjadi lagi, tapi itu bukan jaminan. kita tidak bisa mengatur alam. kita hanya bisa mengantisipasi agar jika bencana datang kita sudah siap.

saya sadar bahwa tulisan ini tidak begitu berarti, dan mungkin tidak akan membawa perubahan bagi kita. tapi yah…paling tidak inilah unek-unek saya saat ini. unek-unek yang tidak dikeluarkan hanya membuat perut membusuk saja.

jangan biarkan kematian saudara-saudara kita menjadi sia-sia! kita harus melakukan sesuatu! jangan hanya bersedih saja, kita harus bangkit dan belajar!

dan apa yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasi bencana yang akan datang? well, lets think about it and we’ll solve this problem TOGETHER.

32 Komentar to “bencana melanda : STOP bersedih! mari kita BANGKIT!”

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Semoga para korban dan keluarga diberikan ketabahan
    Soal link-nya sorry belum bisa pasang. Tapi mungkin nanti malam atau besok pasti saya pasang.
    Maaf jika terlalu lama nunggunya.

  2. kalau begitu kata yg tak salah diucapkan …
    LEBIH CEPAT LEBIH BAIK
    LANJUTKAN

    silahkan ke blog saya richocean ttg “2009 3009 ANGKA Gempa PADANG PARIAMAN. 2009 1010 ANGKA Gempa Tsunami ACEH?” dan “2009 0110 Pagi ini Gempa Bengkulu dan Jambi Menyusul Gempa Padang” dan “Selama 17 jam, 3x Gempa PADANG Sumatra Barat”

    atau blog saya lainnya
    http://richmountain.wordpress.com

    salam …

  3. setuju, mari kita belajar untuk bangkit, mari kita merenung kenapa selalu ada bencana yang menimpa. tuhan pasti punya jawaban atas rencanaNYA ini

    turut berduka cita untuk musibah yang menimpa sumatera barat dan bencana lainnya

    salam kenal🙂

  4. Salam Takzim
    Setuju bos. Terkadang informasi sahabat malah tidak akurat, dipublis pagi siang sudah lain, dipublis siang sore sudah lain, karena detik yang bicara ya ngga bos.
    Lebih baik promosiin keahlianmu raih pengalaman sahabat untuk memacu hidup.
    Salam Takzim Batavusqu

  5. ayo! semangat Padang! kalian pasti bisa lebih maju daripada Jakarta. jangan terbawa suasana, pikirkan masa depan!

    *motivasi dari Kang Ganteng*

    (btw, blognya udah di-blogroll lho. thanks ya!)

  6. Yups…
    Harus semangat mulai dari sekarang, tidak ada yang bisa menghentikan kesedihan itu kecuali kita sendiri kan…

    Salam semangat selalu

    http://garasiusaha.wordpress.com/

  7. nice share Gan…

    iya kita memang harus sudah mulai membangun bangunan yg lebih kokoh….
    jgn dilihat dari luar bagus, tp dari pondasi dasar Loyo…… belajar dari jepang..😉

  8. Mg2 yg kena bencana diberikan kekuatan dan kesabaran.
    Linkx sdh sy pasang mas. Thanx y

  9. Setuju.. tetap optimis menatap hari esok ..

    [bangsa ini memang belum punya pedoman standar menghadapi bencana … apa karena terlalu nyaman selama ini?]

  10. ya benar kita harus bangkit kembali
    jangan terlalu lama larut dalam kesedihan..,

  11. nama dikau di new, dibawahnya tulisan link dan temen2nya buwel bang….

  12. Sebenarnya, peninggalan data tentang bencana alam akan terjadi per periode ratusan tahun di Indonesia ini sudah ada di catatan pemerintah Hindia Belanda dulu. Hindia Belanda mencatatnya agar berguna untuk antisipasi bagi mereka kalau periode bencana itu datang. Tapi, para pihak terkait, jarang yang mencoba mempelajarinya kembali.

    Soal bangkit, saya sangat setuju. But, bagi para korban, mungkin tidak semudah itu. Tapi, disini pulalah peran kita untuk menggalang bantuan dan menggugah semangat mereka untuk kembali bangkit, tentunya. Secara pelan2, kita bantu mereka untuk menghilangkan trauma musibah tersebut dari pikiran dan perasaan mereka. Ini tidak mudah, tapi harus dilakukan. Peran serta, kepedulian, dan (paling tidak) do’a kita semua untuk mereka sangat dibutuhkan sekali…

  13. Jgn menyerah gan “themasip”

  14. saya masih ingin menangis atas semua kejadian ini..😦

  15. bangkitlah wahai penghuni bangsa indonesia !

  16. ayo apdeeettt…. hehehe. ngomporin niihh ceritanyaaa

    • @luthfie>tidak akan!🙂 themasip? apa itu

      @kaakin>selama mata kita tidak tertutup air mata sehingga membuat “pandangan” kita kabur, menangis masih diperbolehkan🙂

      @riffrizz>sip!

      @diaz>waduh panas, ada kompor🙂

  17. Saya turut berduka cita. Tapi jangan larut dalam kesedihan, mari kita bangkit!

  18. Terus terang saya tidak terlalu bersedih lagi dengan gempa Padang kali ini atau yang akan datang. Nyanyian alam berupa gempa ini sudah terlalu sering terjadi. Dan korbannya adalah manusia yang terperangkap dalam perbuatan orang lain. Sudah habis air mata tertumpah.

    Salut untuk POM Bensin Pertamina yang bisa bertahan dari guncangan gempa. Itu artinya Pertamina telah membuat standar bangunan yang baik dan memenuhi syarat, serta dikerjakan sesuai dengan bestek.

    Salam hormat untuk penulis.

  19. You do not need to be great to start something Do it now and do not ever put off because the chance may not come twice

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: