Namaku Parti.
Ya saya tahu…nama itu memang nama wanita. Saya juga nggak tahu kok Bapakku dulu memberi nama itu kepadaku. Tapi aku sama sekali tidak malu dengan nama itu.
Parti…nama itu selalu aku sebut dengan bangga dan percaya diri setiap kali ada yang nanya. Bagi ukuran orang desa aku memang termasuk orang yang percaya diri, kalau Emakku bilang aku ini rahi gedhek atau muka tembok dalam istilah Indonesia.
Pengalaman masa kecil sangat lucu bagiku tapi bagi orang lain mungkin bisa bikin bunuh diri. Teman-teman sering memanggilku dengan sebutan Parti kontholen atau Parti berkontol. Yah…lagi-lagi karena namaku yang nama perempuan itu. Kurang lebihnya sebutan itu bisa diartikan sebagai Parti sang perempuan yang punya penis.
Tapi malukah aku dengan ledekan dari teman-teman? Sama sekali tidak. Seperti yang dibilang Emakku, aku ini rahi gedhek.
Sekarang ini aku merantau di Jakarta bersama seorang teman. Namanya adalah Miyabi.
Bukan! Tentu saja bukan Miyabi yang bikin geger itu, Miyabi yang kata temenku “Ayu tenan je, Par…jangankan kamu megang susunya. Kamu lihat pahanya aja tak jamin muncrat…!!!. Mulus tenan jeeeeekkk…!!!“
Ya, kurang lebihnya seperti itu kata-kata temenku si Wiyono. Dia bilang gitu itu sehabis nonton bareng film biru di kontrakan temennya. “Jenenge Miyabi, Par…ora umum ayunee…” tambah si Wiyono.
Miyabi punyaku ini bukan manusia yang dimaksud si Wiyono itu. Miyabiku ini bulunya lebih banyak dibanding wong jepang itu. Lha iya jelas to, lha wong miyabi punyaku ini kethek alias monyet a.k.a. beruk.
Saya juga nggak tahu kok nama monyetku ini miyabi, mungkin pemilik sebelum saya penggemare orang jepang itu. Ashhh…embuhlah, ora penting. Nggak usah dibahas asal usul nama miyabi monyetku ini.
Yang jelas miyabiku ini pasti lebih hebat dibanding bintang film jepang itu. Kalau kalah cantik yo wis mesthi…!!! Tapi saya yakin orang jepang itu nggak bisa manjat pohon, dan juga miyabi jepang itu pasti nggak berani telanjang di jalanan seperti miyabi punyaku ini. Iya to?
Tapi saya terkadang juga penasaran sama miyabi itu, film opo to yang dimainin sama dia kok kayaknya jadi terkenal banget gitu..
Lhoooo Par…jarene sudah nggak mau bahas lagi…? Katanya nggak penting?
“Miyabi pergi ke pasar..!!!”, teriakku setelah lamunanku tentang wong jepang itu hilang.
Seiring teriakanku tadi miyabi berjingkat lucu, di tangan kanannya dia menjinjing sebuah tas belanja kecil.
Dan para penonton pun tertawa…
“Miyabi pergi ke pasar…!!!!”
*****
cerita ringan ini terinspirasi sama kangboed,
sekaligus untuk menepati janji yang terlanjur tertulis di komen saya untuk artikel Miyabi Maria Ozawa Hot Top Post







